Halloween party ideas 2015

Menyontek dalam ujian. Apa itu kewajiban? atau bahkan keharusan? karena yang diujiankan dianggap di luar kemampuan?. Faktanya itu adalah beberapa pendapat dari kawan-kawan sebagian. Sangat disayangkan dan tidak membanggakan.

Lihat saja dizaman sekarang. Menyontek bukan hanya ke orang. Tetapi memang sudah diramcang, dirancang dengan perencanaan yang matang. Sangat terkesan jika dipandang. Memandang dengan penuh riang. Padahal tak ada rasa senang. Hasil yang didapat dengan jalan yang dilarang.

Lalu bagaimana? Mengikuti keinginan Ana? Inginnya mendapat nilai sempurna. Social media membuat terlena. Masih aktiv dimana-mana. Padahal ujian semester dua di depan mata.

Tak sempat lagi mengulang semua materi. Padahal ini untuk diri sendiri. Sebagai tanggung jawab pribadi. Menunggu jawaban yang kawan beri, dengan mengabaikan harga diri. Sudah terlihat bahwa jujur memanh diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan jujur kita akan menjadi optimis, tidak dibayangi oleh bayangan yang tidak manis, bayangan kesalahan ini membuat kita semakin pesimis. Alangkah beruntung orang-orang manis yang perasaannya lega seperti mendapat barang gratis. Karena tidak meniru perilaku buruk dari beberapa etnis.

Bagaimana memperbaiki ini semua? jika anda sudah terbiasa hal ini belum sulit dirubah, karena masih muda, masih mudah dirubah. Hanya perlu terbiasa. Di SMK 2 sudah ada camera, hampir disetiap kelas yang ada, mengawasi murid murid semua, tapi buktinya masih bisa leluasa bekerja sama atau melihat hasil kerja teman sebelah.

Mau ada CCTV di sudut sana sini, jika tidak dari siswa siswi semua itu tidak berarti jadi sangat diharapkan meningkatkan kualitas diri dengan sadar selalu ada yang mengawasi.

Semoga kita dan SMK 2 selalu jaya, Karena kejujuran lambang kekayaan, yang mahal harganya dan sangat berharga.
Sukses selalu.

Post a Comment

Powered by Blogger.